REPUBLIKA.CO.ID, Menteri Luar Negeri Israel, Avigdor Lieberman, bereaksi atas kesepakatan damai antara Fatah dan Hamas. Ia menilai kesepakatan tersebut telah melampaui batas.
IRNA melaporkan, Lieberman dalam konferensi persnya Kamis (28/4) menyatakan, "Kesepakatan damai Fatah dan Hamas akan berujung pada dominasi Hamas di Tepi Barat Sungai Jordan."
Ditambahkannya, "Hamas akan menang dalam pemilu mendatang dan ini berarti kelompok tersebut akan berkuasa di Tepi Barat Sungai Jordan dan Hamas."
Lieberman mengklaim bahwa menurut Amerika Serikat dan Uni Eropa, bahkan Komite Segi Empat Timur Tengah, Hamas adalah sebuah kelompok teroris.
Menurutnya, kesepakatan kedua pihak itu juga mencakup pembebasan para tahanan di Tepi Barat dan hal ini mengancam keamanan Israel.
Gerakan Fatah pimpinan Mahmoud Abbas, telah menandatangani kesepakatan awal dengan Hamas, kemarin malam (28/4) di Mesir.