Rabu 01 Jun 2011 19:45 WIB

Arab Saudi Berencana Bangun 16 Reaktor Nuklir

REPUBLIKA.CO.ID,JAKARTA--Tokoh OPEC Arab Saudi berencana untuk membangun 16 reaktor nuklir sipil dalam dua dekade mendatang dengan biaya 300 miliar riyal (80 miliar dolar AS), seorang pejabat energi mengatakan seperti dikutip pada Rabu.

Surat kabar mengutip Abdul Ghani Malibari, koordinator pada badan nuklir sipil Saudi, yang mengatakan kerajaan akan meluncurkan tender internasional untuk reaktor yang akan digunakan dalam menghasilkan listrik dan desalinating air laut.

"Setelah 10 tahun kita akan memiliki dua reaktor pertama. Setelah itu, setiap tahun kami akan membentuk dua, sampai kita memiliki 16 dari mereka pada tahun 2030," ia mengatakan pada Forum Lingkungan Teluk di Jeddah pada Selasa.

Malibari mengatakan reaktor akan menutupi sekitar 20 persen dari kebutuhan listrik Arab Saudi, menambahkan bahwa kerajaan akan meluncurkan sebuah rencana 20 tahun tahun ini untuk memperkenalkan energi bersih terbarukan.

Arab Saudi, produsen minyak terbesar di dunia, sedang berusaha melakukan diversifikasi sumber energinya untuk keperluan rumah tangga.

Pada Februari, pihaknya menandatangani perjanjian kerjasama dengan Prancis pada pengembangan energi nuklir damai untuk membantu memenuhi permintaan, memiliki tinta kesepakatan serupa dengan Amerika Serikat pada 2008.

Pihaknya juga dalam pembicaraan dengan Moskow setelah pemerintah Saudi mengesahkan kepala badan nuklir, the King Abdullah City for Nuclear and Renewable Energies (King Abdullah City untuk Nuklir dan Energi Terbarukan), untuk merancang sebuah pakta dengan Rusia mengenai kerjasama nuklir.

sumber : antara
Berita Lainnya
Terpopuler

Rekomendasi