Selasa 14 Jun 2011 09:15 WIB

Akibat Kelalaian Perawat, Kaki Bayi Usia Enam Hari Melonyot Dicelup ke Air Mendidih

Julie Ward menggendong Katie yang sedang tertidur pulas.
Foto: www.dailymail.co.uk
Julie Ward menggendong Katie yang sedang tertidur pulas.

REPUBLIKA.CO.ID,STAFFORDSHIRE – Seorang bayi, yang baru berusia enam hari, mengalami luka bakar pada kakinya akibat kelalain dua perawat. Kaki sang bayi langsung melonyot mengalami luka bakar setelah direndam di sebuah mangkok berisikan air mendidih.

Dua perawat dari sebuah rumah sakit yang sedang mengalami krisis kini sedang dimintakan keterangan setelah melakukan keteledoran tersebut. Julie Ward, ibu sang bayi, mengatakan kaki putrinya itu dicelupkan ke dalam air oleh dua bidan dari Rumah Sakit Stafford. Sebuah rumah Sakit di mana sekitar 1.200 pasiennya selama periode tiga tahun terakhir ini diduga tewas akibat perawat medisnya miskin pengalaman.

Katie Ward, nama sang bayi malang, mengalami luka bakar pada kaki kirinya setelah perawat mengunjungi rumah keluarga Ward di Acton Trussell, Staffordshire. Pada gambar di sebelah, kaki Katie terlihat jelas memerah akibat dicelup ke air panas.

Julie mengatakan kedua perawat Rumah Stafford, salah satunya masih mahasiswa, telah tiba di rumahnya untuk melaksanakan tes darah rutin beberapa hari setelah dia melahirkan. Perawat meminta semangkuk air hangat sebelum mereka bisa melakukan tes darah pada Katie. Tetapi, mereka tidak mengatakan hal itu untuk tes tusukan tumit.

Sebagai bagian dari pemantauan, kaki bayi Katie harus ‘dipanaskan’ dengan air hangat sebelum darah diambil dari tumit untuk memeriksa penyakit seperti cystic fibrosis. Kathryn, nenek Katie Ward, kemudian mengisi mangkuk dari keran air panas di lantai bawah dapur. Dia bahkan sudah memperingatkan bidan bahwa itu sangat panas.

Tapi, seluruh kaki Katie dicelupkan ke dalam air panas tersebut. Sang perawat tidak memeriksa suhu airnya. Sementara, Julie berada di sebuah kamar tidur di lantai atas.

"Aku mendengar teriakan anakku. Saya langsung turun dan melihat kulit kaki anakku sudah mengelupas,’’ cerita Julie. "Aku panik dan mulai menangis. Kakinya melepuh dan kami langsung membawanya ke rumah sakit.’’

Julis marah karena kejadian tersebut tidak seharusnya terjadi. ‘’Dia gadis kecilku dan baru berusia enam hari. Satu menit dia baik-baik saja dan berikutnya dia sakit,’’ katanya. ‘’Aku tidak tahu apakah dia akan memiliki masalah berjalan. Jari-jari kaki Katie masih hitam dan tumitnya merah mentah. Terjadi pendarahan cukup parah beberapa hari lalu.’’

Rumah Sakit Stafford menjadi pusat dari skandal kesehatan terburuk di Inggris pada abad ini. Ratusan pasien meninggal diduga karena pelayana rumah sakit yang buruk. Pada tahun lalu, Menteri Kesehatan Andrew Lansley mengumumkan penyelidikan umum tentang kegagalan di Mid Staffordshire NHS (Yayasan Rumah Sakit Stafford). Penyelidikan ini dilakukan setelah sebuah penyelidikan independen menemukan fakta 1.200 pasien telah mati sia-sia dan ratusan keluhan dari kerabat dan staf yang telah diabaikan oleh pihak rumah sakit.

Ada pasien haus dibiarkan minum dari vas bunga setelah terabaikan di bangsal tanpa air yang cukup.

Julie Bailey menggalang kampanye setelah ibunya, Bella, meninggal di Rumah Sakit Stafford. Bailey mendirikan kelompok Cure NHS yang membongkar kebobrokan Rumah Sakit Stafford. Dia tahun lalu mengangkat isu kekuragan air di bangsal akibat perawat tidak menyediakan air di malam air karena khawatir 'keselamatan dan kesehatan' pasien.

Bos Rumah Sakit Stafford mengatakan bahwa mereka sedang menyelidiki insiden yang melibatkan Katie Ward pada 15 Mei. Colin Ovington, direktur keperawatan di Yayasan Mid Staffordshire NHS Trust, mengatakan: "Kami hancur dan ingin meminta maaf."

sumber : www.dailymail.co.uk
Advertisement
Berita Terkait
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement

Rekomendasi

Advertisement