REPUBLIKA.CO.ID, ISLAMABAD--Ekonom senior Pakistan, Zafar Moeen Nasir menilai situasi ekonomi di Amerika Serikat saat ini memburuk. Ia mengkhawatirkan krisis utang AS akan membawa negeri super power itu ke jurang kebangkrutan.
Zafar yang juga kepala Institut Penelitian Ekonomi dan Pembangunan Pakistan mengatakan bila AS sampai bangkrut itu akan berdampak luas. Ini karena mata uang Dolar AS digunakan sebagai mata uang internasional.
Kondisi di AS saat ini memang genting. Pemerintah Presiden Barack Obama berusaha menaikkan pagu anggaran utang mereka yangsudah mentok di posisi 14,3 triliun dolar AS sejak Mei lalu.
Namun rencana ini ditolak kubu Republik. Bila tidak ada kemajuan hingga 2 Agustus ini, kemungkinan utang AS akan jatuh tempo dan bila tak dapat membayar cicilan maupun pokoknya, ekonomi AS akan dinilai sebagai gagal bayar alias 'default'.
"Kebuntuan perundingan anggaran utang antara Republik dan Demokrat bisa membawa AS ke dasar jurang kebangkrutan," kata Zafar. Ia mengatakan isu ekonomi ini sangat penting bagi kelangsungan hidup ekonomi AS.