Kamis 01 Sep 2011 06:50 WIB

Bom Mobil Tewaskan Tiga Orang di Baghdad

Masjid Alqura di wilayah Al-Jamiaah, Irak, jadi sasaran aksi bom bunuh diri. (ilustrasi)
Foto: www.indonesian.irib.ir
Masjid Alqura di wilayah Al-Jamiaah, Irak, jadi sasaran aksi bom bunuh diri. (ilustrasi)

REPUBLIKA.CO.ID,BAGHDAD - Sebuah bom mobil meledak di dekat pos pemeriksaan polisi di daerah berpenduduk mayoritas muslim Sunni di Baghdad baratdaya, Rabu (31/8), menewaskan tiga orang dan mencederai 20. Demikian kata satu sumber kementerian dalam negeri.

Supir, yang berpura-pura sebagai orang yang berbelanja, memarkir mobilnya di sebuah jalan di mana terdapat toko bahan pangan dan penjual daging serta toko-toko lain di daerah Jihad di ibu kota Irak tersebut. Ledakan itu terjadi tiga hari setelah penyerang bom bunuh diri yang menyamar sebagai pengemis meledakkan dirinya di sebuah masjid Sunni di Baghdad. Aksi bom bunuh diri yang menewaskan 32 orang termasuk seorang anggota parlemen.

Para politikus Sunni dan pejabat keamanan menuduh serangan di masjid pada Ahad itu dilakukan oleh Alqaidah di Irak. Mereka mengatakan aksi bom itu merupakan upaya untuk membungkam orang-orang Sunni moderat yang bersekutu dengan pemerintah Irak.

Serangan-serangan itu merupakan yang terakhir dari rangkaian kekerasan yang meningkat lagi di Irak dan terjadi beberapa bulan menjelang penarikan penuh pasukan AS. Ratusan orang tewas dalam gelombang kekerasan terakhir di Irak, termasuk sejumlah besar polisi Irak.

Sebanyak 259 orang Irak tewas dalam serangan-serangan pada Juli, angka kematian tertinggi kedua pada 2011. Juni merupakan bulan paling mematikan sepanjang tahun ini, dimana 271 orang Irak dan 14 prajurit AS tewas dalam serangan-serangan.

Kehidupan adalah anugerah berharga dari Allah SWT. Segera ajak bicara kerabat, teman-teman, ustaz/ustazah, pendeta, atau pemuka agama lainnya untuk menenangkan diri jika Anda memiliki gagasan bunuh diri. Konsultasi kesehatan jiwa bisa diakses di hotline 119 extension 8 yang disediakan Kementerian Kesehatan (Kemenkes). Hotline Kesehatan Jiwa Kemenkes juga bisa dihubungi pada 021-500-454. BPJS Kesehatan juga membiayai penuh konsultasi dan perawatan kejiwaan di faskes penyedia layanan
sumber : Antara/Reuters
Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Terpopuler
Advertisement

Rekomendasi

Advertisement