Senin 19 Dec 2011 19:51 WIB

Nato Ngotot Lakukan Serangan Malam Hari di Afghanistan

REPUBLIKA.CO.ID,JAKARTA--NATO pada Senin menyatakan pasukan pimpinan Amerika Serikat di Afghanistan akan melanjutkan serangan malam, meski Presiden Afghanistan Hamid Karzai kembali mengungkapkan keberatan sesudah seorang wanita hamil tewas akibat gerakan itu.

Pasukan khusus Afghanistan akan semakin memimpin dalam gerakan tersebut, kata juru bicara Pasukan Bantuan Keamanan Asing (ISAF) pimpinan persekutuan pertahanan Atllantik utara (NATO) Brigadir Jenderal Carsten Jacobson, tanpa menyebut jadwal.

Serangan saat malam adalah salah satu persoalan paling bermasalah di Afghanistan.

Karzai memimpin kecaman rakyat, dengan menyatakan gempuran itu membahayakan nyawa dan melecehkan masyarakat setempat serta menyeru pasukan asing berhenti memasuki rumah rakyat Afghanistan.

Keberatan terkininya muncul setelah istri hamil kepala anti-narkotika propinsi Hafeezullah tewas saat ia ditangkap dalam serangan pada Sabtu pagi di propinsi Paktia, Afghanistan timur.

Jenderal John Allen, panglima Amerika Serikat di Afghanistan, menyampaikan "belasungkawa" atas kematian tersebut selama pertemuan dengan Presiden Karzai pada Minggu dan kepala kontra-narkotika itu sudah dibebaskan, kata Jacobson.

Seorang tersangka pemimpin pejuang Haqqani, yang menjadi sasaran serangan itu, masih ditahan, sementara orang ketiga juga telah dilepas.

sumber : antara
Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement

Rekomendasi

Advertisement