Ahad 01 Jan 2012 17:55 WIB

Pesan Tahun Baru Gaya Korea Utara: Rakyat Harus Jadi Perisai Kim Jong-un

Rep: Devi Anggraini/ Red: Stevy Maradona
Kim Jong-un
Foto: AP
Kim Jong-un

REPUBLIKA.CO.ID, PYONGYANG--Korea Utara menyerukan pada seluruh warganya untuk membela pemimpin baru mereka sampai mati. Seruan itu disampaikan dalam sebuah pesan tahun baru.

"Agungkan tahun 2012 ini sebagai tahun kemenangan yang membanggakan, sebuah tahun ketika sebuah era kemakmuran membentang," bunyi pesan yang dirilis Korean Central News Agency.

Di antara isi pesan yang dirilis oleh media pemerintah itu menyerukan agar tentara, partai yang berkuasa, dan rakyat harus bersiap menjadi 'perisai manusia' bagi putra sekaligus penerus Kim Jong-il, Kim Jong-un.

Pesan tersebut juga mengatakan bahwa isu kekurangan pangan yang sedang hangat dibicarakan merupakan satu persoalan yang harus diselesaikan oleh para pemimpin negara tersebut.

Pesan tersebut menyebutkan, anggota Partai Pekerja yang berkuasa harus menerapkan surat kebijakan revolusi pertanian partai dalam rangka memecahkan masalah kekurangan pangan di Korea Utara. PBB meyakini sekitar tiga juta dari 24 juta populasi Korea Utara membutuhkan bantuan makanan pada 2012.

Yang menarik, di antara pesan tersebut, dikatakan pula bahwa pasukan AS harus disingkirkan dari Korea Selatan, menggambarkannya sebagai hambatan utama bagi tercapainya perdamaian.

Kim Jong-il, yang telah memimpin Korea Utara sejak 1994, meninggal pada 17 Desember lalu karena serangan jantung. Putranya, Jong-un, mengambil alih kepemimpinannya dan dalam beberapa hari terakhir dengan cepat mengkonsolidasikan kekuasaannya.

Menurut media pemerintah, Jumat (30/12/2011) lalu ia ditunjuk menjadi komandan tertinggi angkatan bersenjata negara yang berkekuatan 1,2 juta personel.

sumber : KCNA
Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement