Senin 09 Jan 2012 05:14 WIB

Suriah Memanas, Menlu Liga Arab Adakan Pertemuan

Aksi demonstrasi di Suriah.
Foto: AP
Aksi demonstrasi di Suriah.

REPUBLIKA.CO.ID,KAIRO---Sehari setelah bentrokan yang dilaporkan menewaskan sedikitnya 21 orang di seluruh Suriah dan dua hari setelah serangan bom menewaskan 26 orang di Damaskus, para menteri luar negeri Liga Arab mengadakan pertemuan di Kairo, Mesir. 

Para menteri diperkirakan akan membahas apakah akan meminta PBB untuk membantu misi mereka mengingat aksi kekerasan belum juga berkurang sejak para pengawas tiba di Suriah dua pekan lalu. Selain itu, mereka juga akan meninjau kembali hasil misi pengamat mereka ke Suriah, yang telah gagal untuk mengakhiri tindakan keras pemerintah Suriah selama 10 bulan terhadap para demonstran sipil.

Kondisi Suriah yang memanas memang mengkhawatirkan. Belakangan, aktivis oposisi juga menuduh pemerintah membunuh 17 warga sipil dalam bentrokan dengan pengunjuk rasa pekan lalu.

Sebuah kelompok aktivis online global yang mendukung gerakan kekuatan rakyat di seluruh dunia, Avaaz, mengatakan hampir 7.000 orang tewas sejak Maret 2011, ketika kerusuhan Suriah dimulai. Avaaz mengatakan jumlah korban itu dikonfirmasi melalui kontak dengan sejumlah sumber di Suriah.

PBB memperkirakan 5.000 orang telah tewas di Suriah, sementara pemerintah Damaskus menuduh teroris bersenjata mengendalikan pemberontakan itu dan membunuh 2.000 personel keamanan.

Presiden Suriah Bashar al-Assad berjanji untuk menarik pasukan keamanan dari kota-kota, membebaskan para tahanan politik dan mengizinkan protes anti-pemerintah. Laporan pemerintah mengenai dibebaskannya tahanan secara massal belum dapat diverifikasi, mengingat hampir semua wartawan asing dilarang masuk ke negara tersebut.

sumber : voa
Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Terpopuler
Advertisement

Rekomendasi

Advertisement