REPUBLIKA.CO.ID,TEHERAN - Sebuah Pusat Pengkajian Iran di Arab (Arabic Center for Iranian Studies/ACIS) mengatakan para pemeriksa dari Badan Energi Atom Internasional (IAEA) telah menyerahkan nama-nama ilmuwan nuklir Iran ke teroris.
Manajer ACIS, Mohammad Saleh Sedgian mengatakan, banyak bukti yang menunjukkan keterlibatan badan intelijen Israel, Mossad dalam berbagai pembunuhan ilmuwan nuklir Iran yang terjad akhir-akhir ini.
"Rezim zionis punya sejarah panjang dalam serangkaian pembunuhan terhadap ilmuwan Irak dan Mesir," ujarnya.
sumber : IRIB
Advertisement