Jumat 13 Jan 2012 15:36 WIB

Hamas Kian Diakui Dunia, Fatah Prihatin

 PM Ismail Haniyah (dua dari kiri) bersama para petinggi Hamas.
Foto: Reuters
PM Ismail Haniyah (dua dari kiri) bersama para petinggi Hamas.

REPUBLIKA.CO.ID, GAZA – Penasihat Ismail Haniyah, Yusuf Rizka, mengatakan Perdana Menteri itu akan mengunjungi Iran, Qatar dan negara-negara Muslim lainnya akhir bulan ini.

"Perdana Menteri Haniyah akan memulai perjalanan internasional resmi keduanya ke luar Jalur Gaza. Akhir pekan ini, beliau kembali dari Mesir, Sudan, Turki dan Tunisia," ungkap Yusuf, Kamis (12/1).

Ini adalah pertama kalinya Haniyah meninggalkan Gaza sejak Hamas menguasai wilayah itu pada 2007. Hamas berhasil merebut Gaza setelah mengalahkan Fatah.

Yusuf mengatakan, perjalanan pemimpin senior Hamas itu mengindikasikan kian meningkatnya pengakuan internasional terhadap Hamas, serta semakin kuatnya pengaruh gerakan Islam ini di wilayah tersebut.

Otoritas Palestina (PA) yang diakui secara internasional—dan didominasi Fatah—mengaku prihatin dengan sambutan hangat yang diterima Haniyah. Menurut PA, seharusnya kunjungan Haniyah dikoordinasikan melalui kedutaan besar Palestina.

sumber : AP
Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Terpopuler
Advertisement

Rekomendasi

Advertisement