REPUBLIKA.CO.ID, Salah al-Bardawil, anggota senior Gerakan Perlawanan Islam Palestina (Hamas) menyatakan, kehadiran mereka di Yordania tidak akan mengancam kepentingan negara ini.
Seperti dilaporkan Pusat Informasi Palestina, Salah al-Bardawil menandaskan, kehadiran Hamas di Yordania tidak akan membahayakan kepentingan politik, keamanan dan ekonomi Amman.
Dalam wawancaranya dengan koran al-Ghad cetakan Yordania, al-Bardawil mengatakan, Hamas sebagai kelompok muqawama akan menjalankan kewajiban politiknya dan aktvitasnya tidak akan mengancam kepentingan Yordania, bahkan akan menguntungkan kedua pihak.
Anggota senior Hamas ini menambahkan, Hamas menentang penempatan secara permanen warga Palestina di Yordania dan hal ini menunjukkan Hamas tidak berencana mengancam kepentingan negara mana pun.
Awn Khasawneh, Perdana Menteri Yordania, baru-baru ini mengatakan, Amman akan mengkaji kemungkinan sejumlah anggota Hamas untuk menetap di negara ini, namun Yordania tidak akan mengizinkan Hamas membuka kantor perwakilannya di Amman.