Ahad 22 Jan 2012 16:22 WIB

AS-Mesir Bahas Situasi Politik Pascapemilu

REPUBLIKA.CO.ID, WASHINGTON -- Amerika Serikat (AS) dan Mesir melakukan pembicaraan yang membahas situasi politik, ekonomi, dan keadaan di Suriah. Pembicaraan itu berlangsung di tingkat menteri luar negeri kedua negara.

Menteri Luar Negeri (Menlu) AS Hillary Clinton, Sabtu (21/1) menghubungi Menlu Mesir untuk membahas beberapa masalah tersebut. Menurut pejabat di kementerian luar negeri di Washington, pembicaraan itu dilakukan melalui telepon.

Menurut dia, yang diberitakan AFP, pembicaraan tersebut sebelumnya pernah dibahas saat Presiden AS Barack Obama mendiskusikannya dengan Marsekal Hussein Tantawi pada Jumat (20/1). Saat itu disebutkan bahwa Gedung Putih akan memfokuskan pada perlunya Mesir untuk mengisi transisi pemerintahan dengan demokratis.

Hubungan telepon Clinton kepada Menlu Mohammed Amr itu terjadi pada saat penyelenggara pemilu Mesir menyebutkan bahwa hasil pemilihan memperlihatkan keunggulan kelompok Islamis Mesir yang dipimpin oleh Ikhanul Muslimin. Kelompok ini pernah dilarang, namun dalam pemilu kali ini, kelompok tersebut meraih lebih dari dua-pertiga kursi parlemen.

Pemilu itu sendiri merupakan suatu sejarah bagi Mesir. Penyelenggaraan pemilu dilakukan pada tahun lalu, setelah penguasa Mesir yang lama, Presiden Hosni Mubarak, digulingkan. "Mereka juga memperbincangkan catatan tentang Suriah sebelum pertemuan Liga Arab akhir pekan ini," kata pajabat di Departemen Luar Negeri.

sumber : Antara
Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement

Rekomendasi

Advertisement