Senin 23 Jan 2012 09:47 WIB

Kesal, Arab Saudi Tarik Wakilnya di Suriah

Logo Liga Arab
Logo Liga Arab

REPUBLIKA.CO.ID, Arab Saudi menarik perwakilannya dari sebuah misi pengamat Liga Arab yang bertugas memantau pelaksanaan resolusi untuk mengakhiri kerusuhan di Suriah.

Dalam sebuah pernyataan yang dibacakan selama pertemuan tingkat menteri Liga Arab yang berlangsung di ibukota Mesir Kairo pada Ahad (22/1), Menteri Luar Negeri Saudi Saud al-Faisal mengatakan Riyadh menarik diri dari misi pengamat karena pemerintah Suriah tidak menghormati salah satu dari klausul resolusi.

Sebuah panel lima menteri luar negeri Liga Arab bertemu di Kairo untuk membahas sebuah laporan tentang situasi di Suriah  yang disampaikan oleh Jenderal Mohammed Ahmed Mustafa al-Dabi.

Selama pertemuan tingkat menteri blok Arab, panel merekomendasikan bahwa Liga Arab memperpanjang kehadiran misi pengamatnya di Suriah selama satu bulan mendatang. Misi sebelumnya dijadwalkan berakhir pada Kamis.

Misi pengamat Liga Arab ditempatkan di Suriah sejak 26 Desember 2011.Keputusan Saudi datang di saat ketua misi pemantau Liga Arab di Suriah bulan lalu menyatakan Damaskus sangat kooperatif.

Pengamat Arab tiba di Suriah untuk menyelidiki kerusuhan selama sembilan bulan di negara ini. Selain itu, pengamat lembaga Arab ini juga bertugas memantau pelaksanaan inisiatif perdamaian Liga Arab untuk mengakhiri krisis di Suriah.

Suriah mengalami kerusuhan sejak pertengahan Maret 2011. Menurut data PBB, sebanyak 5.000 orang tewas di negara ini selama sembilan bulan terakhir.

Barat dan oposisi menuduh pemerintah Suriah bertanggung jawab terhadap pembunuhan yang terjadi, namun Damaskus menyebut kelompok teroris bersenjata yang mendapat dukungan asing dan dikoordinasi dari luar sebagai dalang kerusuhan yang meletus pada pertengahan Maret 2011.

sumber : IRIB/IRNA
Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement

Rekomendasi

Advertisement