Senin 06 Feb 2012 09:47 WIB

Iran Puji Veto Rusia & Cina Terhadap Suriah

Demonstran menggelar long march dengan membawa bendera Suriah dalam aksi demontrasinya menentang rezim Presiden Bashar Assad di Kedssaya, Damascus, Suriah, Sabtu (4/2) malam.
Foto: AP
Demonstran menggelar long march dengan membawa bendera Suriah dalam aksi demontrasinya menentang rezim Presiden Bashar Assad di Kedssaya, Damascus, Suriah, Sabtu (4/2) malam.

REPUBLIKA.CO.ID, TEHERAN - Iran menyambut baik veto Rusia dan Cina atas resolusi Dewan Keamanan PBB yang mengutuk sekutunya, Suriah. "Dengan memveto sanksi yang diusulkan, Cina dan Rusia telah bersikap adil," kata Menteri Luar Negeri Iran Ali Akbar Salehi, sebagaimana dilansir kantor berita IRNA, Ahad (5/2).

"Dewan Keamanan telah menjadi alat buat Barat untuk mengganggu negara lain, dan sekali ini Rusia bangkit menentangnya," kata diplomat senior Republik Islam tersebut.

"Dewan Keamanan ingin mengambil satu jalur dalam memutuskan seorang kepala negara, sedangkan bukan fungsi dewan ini untuk mencampuri urusan dalam negeri di negara lain," kata Salehi.

Rusia dan Cina menghalangi resolusi Dewan Keamanan yang mengutuk Suriah karena penindasannya atas pemrotes, sehingga memicu pengutukan dari negara lain dunia dan para penentang Suriah.

13 negara dari 15 anggota di dewan keamanan memberi suara yang mendukung resolusi yang diusulkan negara Arab dan Barat untuk memberi dukungan kuat bagi rencana Liga Arab yang menyeru Presiden Bashar al-Assad agar menyerahkan kekuasaan kepada wakilnya.

Suriah adalah sekutu utama Iran di dunia Arab. Amerika Serikat dan Perancis menuduh Iran memasok senjata ke Suriah guna memadamkan aksi protes yang telah menewaskan sedikitnya 6.000 orang sejak Maret lalu, kata para pegiat oposisi.

Pemimpin spiritual Iran Ayatollah Ali Khamenei memperingatkan AS agar tak mencampuri urusan dalam negeri Suriah, dan pada saat yang sama mengatakan ia mendukung pembaruan bagi rakyat Suriah.

sumber : Antara,AFPSu
Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement

Rekomendasi

Advertisement