REPUBLIKA.CO.ID, ISLAMABAD -- Pakistan sedang berusaha memperbaiki hubungan dengan Afghanistan dan Amerika Serikat (AS). Upaya itu ditunjukkan dengan kesediaannya untuk berunding dengan Afghanistan dan NATO, pada Rabu (8/2) di pusat koordinasi perbatasan di Torkham.
Islamabad mengatakan para komandan militer Afghanistan, NATO, dan Pakistan, berunding untuk memperbaiki koordinasi perbatasan yang selama lebih dari dua bulan ini terjadi ketegangan dengan serangan NATO. Setelah serangan-serangan udara AS pada 26 November 2011 yang menewaskan 24 tentara Pakistan, terjadi kondisi yang memprihatinkan di sana.
Militer Pakistan mengatakan para wakil dari militer Afghanistan dan Pakistan, dan pasukan yang dipimpin AS dan NATO di Afghanistan berembuk. Mayjen Ishfaq Nadeem Ahmed, direktur jenderal operasi militer Angkatan Darat Pakistan, hadir dalam perundingan itu.
"Pertemuan itu adalah bagian dari pendekatan tiga pihak untuk membicarakan dan memperbaiki sejumlah tindakan koordinasi di perbatasan Pakistan-Afghanistan," tambah pejabat militer Pakistan yang diberitakan AFP. Jenderal Carsten Jacobson, juru bicara Pasukan Bantuan Keamanan Internasional (ISAF)yang berada di bawah jenderal NATO di Kabul mengemukakan bahwa ia tidak mengetahui tentang perundingan itu.