Ahad 12 Feb 2012 07:49 WIB

Tujuh Tewas dalam Sejumlah Serangan di Irak

 Suasana rutinitas kehidupan warga Irak. Saadoun Ahmed dan keluarga sedang menghangatkan diri dekat api unggun di barat Baghdad, Irak, Selasa (7/2). (ilustrasi)
Foto: AP/Hadi Mizban
Suasana rutinitas kehidupan warga Irak. Saadoun Ahmed dan keluarga sedang menghangatkan diri dekat api unggun di barat Baghdad, Irak, Selasa (7/2). (ilustrasi)

REPUBLIKA.CO.ID, FALLUJAH -- Tujuh orang tewas dalam serangan di ibukota Irak, Baghdad, Sabtu (11/2) malam. Salah satu korban tewas adalah kepala suku Aweissat.

''Sebuah bom pinggir jalan di Amariyat al-Fallujah, Provinsi Anbar, menewaskan Sheikh Najem Mustafa al-Hafez, kepala suku Aweissat, bersama saudaranya, istri dan putra mereka yang masih berumur dua tahun,'' kata Letnan polisi Jabbar Hamad.

Hamad mengatakan bahwa Hafez terkenal karena permusuhannya dengan pemberontak. Dia sangat loyal kepada polisi dan tentara pemerintah.

Seorang dokter di sebuah rumah sakit Fallujah -- sekitar 60 km di barat Baghdad-- mengatakan pihaknya telah menerima empat mayat setelah kejadian serangan tersebut. Rumah sakit juga menerima mayat dua orang tewas ketika sebuah bom magnet yang dilekatkan pada mobil mereka itu meledak.

Di ibukota Baghdad, pegawai Kementerian Dalam Negeri bernama Haidar Shamki juga tewas. Shamki meregang nyawa ketika orang bersenjata tak dikenal menembaki mobilnya di timur Baghdad.

sumber : Antara/AFP
Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement

Rekomendasi

Advertisement