REPUBLIKA.CO.ID, FALLUJAH -- Tujuh orang tewas dalam serangan di ibukota Irak, Baghdad, Sabtu (11/2) malam. Salah satu korban tewas adalah kepala suku Aweissat.
''Sebuah bom pinggir jalan di Amariyat al-Fallujah, Provinsi Anbar, menewaskan Sheikh Najem Mustafa al-Hafez, kepala suku Aweissat, bersama saudaranya, istri dan putra mereka yang masih berumur dua tahun,'' kata Letnan polisi Jabbar Hamad.
Hamad mengatakan bahwa Hafez terkenal karena permusuhannya dengan pemberontak. Dia sangat loyal kepada polisi dan tentara pemerintah.
Seorang dokter di sebuah rumah sakit Fallujah -- sekitar 60 km di barat Baghdad-- mengatakan pihaknya telah menerima empat mayat setelah kejadian serangan tersebut. Rumah sakit juga menerima mayat dua orang tewas ketika sebuah bom magnet yang dilekatkan pada mobil mereka itu meledak.
Di ibukota Baghdad, pegawai Kementerian Dalam Negeri bernama Haidar Shamki juga tewas. Shamki meregang nyawa ketika orang bersenjata tak dikenal menembaki mobilnya di timur Baghdad.