Senin 13 Feb 2012 06:11 WIB

Bom TV Pakistan Diduga Bermotif Dendam

Petugas penyelamat Pakistan mengevakuasi korban ledakan bom mobil yang menghancurkan sebuah bangunan di Peshawar, Pakistan, Jumat (3/2).
Foto: AP/Mohammad Sajjad
Petugas penyelamat Pakistan mengevakuasi korban ledakan bom mobil yang menghancurkan sebuah bangunan di Peshawar, Pakistan, Jumat (3/2).

REPUBLIKA.CO.ID, PESHAWAR -- Bom yang disembunyikan dalam televisi meledak di sebuah pemukiman miskin pinggiran Peshawar, Khyber Pakhtunkhwa, Pakistan. Bom televisi yang terjadi pada Ahad itu menewaskan sedikitnya tujuh orang.

"Tujuh orang tewas yakni dua anak, satu wanita dan empat pria. Mereka tewas dalam ledakan bom yang terjadi di dalam sebuah rumah," kata polisi senior, Kalam Khan, kepada AFP. ''Tiga orang lainnya mengalami cedera dalam ledakan itu.''

Penyelidikan awal menunjukkan bom dipasang di televisi sewaan yang meledak dalam ruang tamu rumah itu. Khan mengatakan serangan itu tampaknya bermotif perselisihan pribadi atau permusuhan.

Pada bulan ini, serangan bom mobil sebelumnya juga mengenai rumah seorang kepala suku di daerah pinggiran Pishtakhara. Ledakan menewaskan tiga orang dan mencederai tujuh lain.

Terjadi peningkatan bentrokan antara pasukan Pakistan dan gerilyawan muslim garis keras di kawasan suku semi-otonomi di sepanjang perbatasan dengan Afghanistan. Pakistan dilanda serangan-serangan bom bunuh diri dan penembakan yang menewaskan lebih dari 4.800 orang. Itu terjadi sejak pasukan pemerintah menyerbu sebuah masjid yang menjadi tempat persembunyian militan di Islamabad pada Juli 2007.

sumber : Antara/AFP
Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement

Rekomendasi

Advertisement