Rabu 15 Feb 2012 11:24 WIB

Ledakan di Bangkok, Iran Balas Tuduh Israel

Rep: Aghia Khumaesi/ Red: Hafidz Muftisany
Aparat mengamankan lokasi bom di Bangkok Thailand
Foto: ABCnews
Aparat mengamankan lokasi bom di Bangkok Thailand

REPUBLIKA.CO.ID, TEHERAN--Republik Islam Iran telah membantah tuduhan Israel, yang menyatakan bahwa Teheran, berada di belakang ledakan yang terjadi Selasa kemarin (14/2). Ledakan tersebut, terjadi di ibukota Thailand, Bangkok.

Juru Bicara Departemen Luar Negeri Iran, Ramin Mehmanparast mengatakan, " Kami mengutuk ledakan tesebut dan mengatakan bahwa agen Israel yang sering melakukan aksi teroris seperti itu," katanya, Selasa (14/2), dikutip press tv.

Ledakan itu terjadi, ketika seorang pria melemparkan granat ke arah polisi Thailand dan taksi. Pria itupun terluka serius dalam ledakan itu. Polisi Bangkok mengatakan bahwa, mereka menemukan identitas warga Iran pada pria tersebut .

"Sebelumnya pada hari itu juga, sebuah rumah yang disewa oleh tiga pria, yang menurut polisi adalah warga Iran, meledak karena kecelakaan. Segera setelah itu, terjadi ledakan ketiga di jalan di dekat rumah tersebut," kata polisi Thailand.

Tiga ledakan di Bangkok terjadi sehari setelah serangan bom ditargetkan staf kedutaan Israel di India dan Georgia.

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Terpopuler
Advertisement

Rekomendasi

Advertisement