Rabu 21 Mar 2012 09:26 WIB

Rusia Bantah Kirimkan Unit Antiteror ke Suriah

Perompakan di Laut Aden, Somalia (ilustrasi)
Perompakan di Laut Aden, Somalia (ilustrasi)

REPUBLIKA.CO.ID, MOSKOW -- Menteri Luar Negeri (Menlu) Rusia membantah laporan soal pengiriman satu tim tentara antiteror Rusia yang tiba di pelabuhan Suriah, Tartus. Dalam konferensi persnya di Moskow, hari ini, Menlu Sergei Lavrov mengatakan soal tanker Rusia, Iman, yang telah tiba di Pelabuhan Mediterania.

Dikatakannya, tanker itu dilengkapi tim pengamanan untuk melindungi serangan perompak saat singgah di Teluk Aden. "Seperti halnya kapal warga sipil lainnya yang dilengkapi operasi melawan pembajakan, maka tanker ini membawa sejumlah unit pengamanan yang menghalau para pembajak dari tanker atau kapal-kapal warga sipil lainnya di Teluk Aden dari berbagai serangan mereka," katanya, seperti dilansir ABC News, beberapa jam lalu.

Sebelumnya, dua pemberitaan Rusia, Interfax dan RIA Novosti, melaporkan bahwa Iman mengangkut unit antiteror yang berlabuh di Tartus. Meski begitu, tak disebutkan ama misi mereka. RIA Novosti juga melaporkan hal serupa.

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement