Ahad 15 Apr 2012 13:23 WIB

Uni Eropa Sambut Resolusi PBB Soal Tim Pengamat di Suriah

Rep: Antara/Xinhua-OANA/ Red: Djibril Muhammad
Bocah Suriah mengacungkan jari tanda kemenangan dalam demonstrasi anti regim Presiden Bashar Al-Assad di Kota Idlib, Suriah.
Foto: AP
Bocah Suriah mengacungkan jari tanda kemenangan dalam demonstrasi anti regim Presiden Bashar Al-Assad di Kota Idlib, Suriah.

REPUBLIKA.CO.ID, BRUSSELS - Uni Eropa, Sabtu (14/4), menyambut baik resolusi Dewan Keamanan PBB yang mensahkan penggelaran tim pendahulu pengamat di Suriah.

"Saya menyambut baik resolusi yang baru saja disahkan oleh Dewan Keamanan PBB, yang dengan suara bulat mensahkan penggelaran segera tim pendahulu yang terdiri atas 30 pengamat militer tak bersenjata guna mulai melaporkan penerapan penghentian penuh kerusuhan bersenjata di Suriah," kata Kepala Kebijakan Uni Eropa Catherine Ashton di dalam satu pernyataan.

Ashton memuji keputusan itu sebagai langkah tambahan di arah yang benar dalam penerapan rencana Utusan Khusus PBB-Liga Arab Kofi Annan bagi diakhirinya kerusuhan di negara Teluk tersebut.

"Sekalipun situasi di lapangan tetap sangat tak stabil dan tak menentu, saya berharap resolusi ini akan membuka jalan bagi misi penuh pengamat PBB di Suriah sejalan dengan rencana Kofi Annan," kata Ashton sebagaimana dikutip Xinhua --yang dipantau ANTARA di Jakarta, Ahad siang.

Ia juga menyeru pemerintah Suriah agar memanfaatkan kesempatan baik ini guna sepenuhnya bekerja sama dengan tim awal pengamat itu.

"Prioritas pertama ialah untuk memastikan penghentian sepenuhnya kerusuhan di Suriah dan memungkinkan akses penuh tanpa halangan bagi bantuan kemanusiaan," kata Catherine Ashton.

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Terpopuler
Advertisement

Rekomendasi

Advertisement