Kamis 19 Apr 2012 12:19 WIB

Tim Pemantau di Suriah Diusulkan Tiga Bulan

Sekjen PBB Ban Ki-moon
Foto: AP
Sekjen PBB Ban Ki-moon

REPUBLIKA.CO.ID, PBB - Sekjen PBB Ban Ki-moon, Rabu (18/4) mengusulkan misi pemantau tiga bulan di Suriah dengan 300 anggota dan mengatakan ada "peluang kemajuan" kendatipun pemerintah gagal melaksanakan satu rencana perdamaian.

Ban dalam satu laporan kepada Dewan Keamanan PBB, yang diperoleh PBB bahwa misi yang diusulkan itu "akan dapat memberikan bantuan besar untuk mengawasi pelaksanaan komitmen kedua pihak penghentian aksi kekerasan dalam semua bentuk.

Tetapi Sekjen PBB memperingatkan bahwa Presiden Bashar al-Assad harus menaati sepenuh satu janji untuk "menghentikan gerakan pasukan ke daerah-daerah penduduk, menghentikan penggunaan seluruh senjata berat di daerah permukiman, dan mulai menarik pasukan militer dari sekitar daerah-daerah penduduk."

Laporan itu akan dibahas oleh Dewan Keamanan PBB yang beranggotakan 15 negara itu Kamis dan para diplomat mengatakan misi pemantau 300 orang itu mungkin siap dikirim awal pekan depan.

Laporan itu dipersiapkan setelah dewan menyetujui satu resolusi Sabtu untuk mengirim rombongan awal 30 pemantau militer tidak bersenjata ke Suriah di mana gencatan senjata yang goyah mulai diberlakukan sepekan lalu.

sumber : Antara/AFP
Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement