Rabu 02 May 2012 11:12 WIB

Sambut Jamaah Haji, Arab Saudi Perluas Bandara Riyadh dan Jeddah

Proyek pembangunan Bandara King Abdul Aziz
Proyek pembangunan Bandara King Abdul Aziz

REPUBLIKA.CO.ID, -- Banda Internasional King Khaled di Riyadh akan diperluas tiga kali lipat dari sebelumnya. Proyek yang diperkirakan selesai dalam tiga tahun kedepan akan dimulai pengerjaannya bulan November mendatang.

Wakil Presiden Otoritas Umum Penerbangan Sipil (GACA), Faisal Al-Sugair mengatakan bahwa desain baru bandara tersebut sudah selesai dan pengerjaan akan segera dimulai. Hal itu diungkapkannya saat membuka konferensi khusus pameran penerbangan dan dukungan logistik yang berlangsung di balai pertemuan Jeddah.

Disela-sela acara Pameran yang berjudul "Bandara, Penerbangan dan Jasa Logistik", Al-Sugair juga menceritakan master planing GACA dalam mega proyeknya membangun jaringan dengan 28 bandara dan menangani sekitar 54,5 juta penumpang per tahun. Hal tersebut juga diharapkan bisa membantu kelancaran jamaah haji dan umrah yang datang berkunjung ke negaranya.

Selain Mega Proyek Perluasan Bandara King Khaled di Riyadh, Al-Sugair juga menyinggung tentang pembangunan Bandara baru di Jeddah.

"Bandara Internasional King Abdul Aziz yang baru di Jeddah diharapkan akan mulai beroperasi pada 2014 dan kapasitasnya akan meningkat menjadi 30 juta penumpang per tahun dengan selesainya tahap pertama dari proyek tersebut," katanya.

Pembangunan Bandara baru di Jeddah tersebut diperkirakan menelan biaya 27 miliar Real Saudi (63,5 Trilyun Rupiah).

sumber : Arab News
Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement