REPUBLIKA.CO.ID, BEIRUT -- Koalisi oposisi utama Suriah, Selasa, menyeru Dewan Keamanan PBB agar mengeluarkan resolusi yang mensahkan penggunaan kekuatan. Mereka menyambut baik pengusiran diplomat senior Suriah dari beberapa negara Barat.
Setelah sanksi ekonomi dan pengusiran diplomat tinggi dari beberapa negara Barat, Dewan Keamanan PBB mesti mensahkan resolusi berdasarkan Bab VII (Piagam PBB). Resolusi yang mengizinkan penggunaan kekuatan yang diperlukan guna menghentikan pembantaian dan pembunuhan.
''Pembantaian yang dilakukan oleh milisi rejim,'' kata Dewan Nasional Suriah (SNC).
SNC juga menyambut baik pengusiran duta besar rejim di Paris dan Australia. Dewan itu berharap negara lain mengikuti tindakan itu.
Beberapa negara Barat --termasuk Prancis, Australia, Inggris, Spanyol, Jerman dan Kanada-- mengumumkan pengusiran wakil diplomatik Suriah pada Selasa. Pengusiran tersebut adalah protes atas penindasan yang berlangsung di Suriah dan pembantaian di Kota Houla.