Kamis 07 Jun 2012 06:08 WIB

Tolak Intervensi Suriah, Jerman: Itu Picu Timteng 'Terbakar'

Bendera Jerman
Bendera Jerman

REPUBLIKA.CO.ID, Jerman menyatakan penentangannya terhadap intervensi militer asing di Suriah, dan memperingatkan bahwa hal itu dapat memicu seluruh kawasan di Timur Tengah "terbakar".

Menurut laporan Press TV mengutip DPA, Menteri Luar Negeri Jerman Guido Westerwelle mengatakan, Berlin menentang sikap yang diambil oleh sejumlah negara Barat dan Arab, termasuk Qatar, terhadap Suriah dan percaya bahwa prakarsa perdamaian yang diusulkan utusan khusus PBB dan Liga Arab Kofi Annan tetap menjadi opsi terbaik untuk mengakhiri kekerasan di Suriah.

Hal itu disampaikan Menlu Jerman saat membahas krisis di Suriah dengan Emir Qatar dan perdana menteri negara itu di Doha. Di bagian lain pernyataannya, Westerwelle menyerukan tekanan politik terhadap pemerintah Damaskus. Terkait pertemuan tersebut, tidak ada konferensi pers yang digelar oleh kedua belah pihak.

Westerwelle meninggalkan Qatar menuju Uni Emirat Arab (UEA) dan mengadakan pembicaraan dengan Menteri Luar Negeri UEA Sheikh Abdullah bin Zayed Al Nahyan.

Di Abu Dhabi, Westerwelle mengatakan bahwa sangat penting untuk mencegah kerusuhan di Suriah yang merembet ke luar perbatasan, di mana bentrokan pecah di Lebanon dan menewaskan beberapa orang. Menurut sumber-sumber dari Jerman, Menlu Jerman juga akan berkunjung ke Turki guna membahas krisis Suriah. 

sumber : IRIB/IRNA
Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement