Jumat 15 Jun 2012 21:57 WIB

Jijik oleh Skandal Makanan, Mahasiswa Cina Kampanye Lewat Mobile

Daging Babi (Ilustrasi)
Foto: istock.com
Daging Babi (Ilustrasi)

REPUBLIKA.CO.ID, BEIJING - Mahasiswa pascasarjana di Shanghai, Wu Heng, tak pernah terpikir menjadi aktivis makanan. Namun ia tak bisa menghentikan dirinya setelah membaca artikel berita mengenai pemasakan daging babi dengan bahan kimia demi membuatnya terlihat dan bahkan terasa seperti potongan daging sapi.

Tentu saja ia terkejut. "Saya tak pernah menduga seseorang bisa memalsukan daging babi!" ujarnya. Tak hanya terkejut ia pun  jijik mengetahui fakta tersebut. "Tiba-tiba saya merasa perlu melakukan sesuatu, mencipatkan sebuah aplilkasi sehingga konsumen tahu mengenai informasi macam ini."

Hasilnya, keprihatinan Wu setahun lalu kini mewujud menjadi pusat data skandal makanan yang informatif dan bisa dicek. Namanya cukup provokatif, "Throw It Out the Window" (Lempar ke Luar Jendela).

Itu adalah aplikasi yang memanfaatkan sumber-sumber asli lokal yang juga waspada dan mencoba mengingatkan publik Cina terhadap daya tarik dan bujukan supermarket dan menu di atas meja restoran.

Sejumlah situs dan piranti teknologi lain, seperti aplikasi iPhone terbaru memberi masukan berita harian mengenai skandal-skandal makanan terbaru di penjuru Cina, menekankan betapa mendalamnya kemarahan warga Cina atas masalah keamanan Cina yang sebenarnya telah berlangsung lama. Informasi itu juga kian mendorong warga untuk mengatasi masalah langsung dengan cara mereka sendiri.

sumber : AP
Berita Lainnya
Terpopuler

Rekomendasi