Jumat 29 Jun 2012 04:39 WIB

Palestina Ajukan Gereja Bethlehem Sebagai Situs Warisan Dunia

Church of Nativity
Foto: publicdomainclip-art.blogspot.com
Church of Nativity

REPUBLIKA.CO.ID, BETHLEHEM, - Palestina tak berhenti memperjuangkan kondisi Bethlehem dan gereja-gereja yang berada di kota tersebut. Mereka membujuk lembaga pendidkan dan budaya PBB, UNESCO, untuk menyatakan bagian Betlehem sebagai situs Warisan Budaya yang terancam punah.

Pengajuan itu dilakukan sebagai upaya untuk menggalang dana bagi perbaikan bangunan-bangunan bersejarah dan konservasi kawasan yang dianggap suci tersebut.

Debat dengan latar dan motif politik terkait pengajuan tersebut akan berlangsung Jumat (29/6) dalam pertemuan tahunan Komita Warisan Budaya Dunia, UNESCO. Pertemuan itu akan digelar di St. Petersburg, Rusia, dengan prediksi voting dilakukan pada Sabtu atau Ahad.

Salah satu bangunan bersejarah yang dianggap sakral ialah Church of Nativity. Gereja itu diyakini didirikan pada abad ke-4, yang menurut tradisi Kristen ialah tempat Yesus dilahirkan.

Gereja tersebut dilaporkan dalam kondisi yang membutuhkan perbaikan mendesak, terutama bagian atap. Sementara, Otoritas Palestina, yang tengah dijerat kondisi krisis akibat penjajahan Israel di tepi Barat, mengalami kekurangan dana.

Saat ini, otoritas Palestina hanya bisa menganggarkan 3 juta dolar untuk merenovasi bangunan tersebut. Jumlah yang sedikit dari bantuan yang dijanjikan internasional. Pejabat Palestina mengatakan keputusan UNESCO untuk mengakui gereja tersebut sebagai situs yang harus dilindungi dan dilestarikan bisa mendorong penggalangan dana cepat bagi Bethlehem.

sumber : AP
Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement