Ahad 22 Jul 2012 05:20 WIB

Kronologi Tragedi Batman di Bioskop Colorado

Rep: Syahruddin El-fikri/ Red: Heri Ruslan
 Lokasi bioskop Century 16 di Aurora, Colorado, AS, yang menjadi tempat tragedi penembakan saat premier film Batman.
Foto: Jason Hatfield/Reuters
Lokasi bioskop Century 16 di Aurora, Colorado, AS, yang menjadi tempat tragedi penembakan saat premier film Batman.

REPUBLIKA.CO.ID, Berikut ini kronologi pembunuhan massal yang dilakukan seorang teroris di Colorado, Amerika Serikat:

Pemutaran perdana serial Film Batman yang berjudul ‘The Dark Knight Rises’ di Theater 9 Mall Aurora, dekat Denver, Colorado, AS.

 

00.30

 

- Seorang pria bersenjata masuk ke bioskop dengan memakai masker gas dan baju besi. Ia membawa senjata laras pendek dan pistol.

- Dia melemparkan tabung gas ke lantai lalu menembaknya. Beberapa detik kemudian, dia menembakkan ke arah penonton secara membabi buta.

- Setelah menembak dan para penonton berteriak-teriak ketakutan, ia berlari ke belakang penonton.

- Menurut James Wilburn yang duduk di barisan kedua, sebelum kejadian, pria bersenjata (James Eagan Holmes, 24) itu, mencari pintu darurat yang ada di sebelah kanannya. Setelah mengetahuinya, ia ke depan auditoriaum dan menembakkan pistolnya.

- Terjadilah kekacauan akibat tembakan itu. Tak kurang dari 30 tembakan dilepaskan pelaku.

- Tak hanya penonton yang ada di ruang theater 9, di theater 8 pun kaget mendengar kegaduahn akibat suara tembakan pelaku.

- Polisi menerima laporan adanya tembakan tersebut, dan kemudian segera ke lokasi kejadian.

 

00.40

Polisi tiba di lokasi dan mencari pelakunya. Polisi berhasil menemukan pelaku di mobilnya Hyundai berwarna putih sedang beristirahat di parkiran di belakang pintu gerbang gedung bioskop.

- Polisi kemudian menahan pelaku. Pelaku sendiri tak memberikan perlawanan. Pelaku mengatakan: “I’m the Joker.”

- Ambulan datang di lokasi, lalu membawa sejumlah korban ke rumah sakit terdekat.

- Polisi memblokade lokasi Bioskop Aurora

- Tersangka mengaku menyimpan bahan berbahaya.

 

02.00

Polisi mencari apartemen pelaku dan setelah menemukan kemudian mengosong lima buah bangunan di sekitar lokasi dan memberi garis pembatas sekitar lima blok dari apartemen tersangka.

 

09.00

Petugas mengetahui di apartemen tersangka terdapat ranjau yang sengaja di pasang pelaku dengan teknologi canggih.

 

sumber : Dailymail

Seberapa tertarik Kamu untuk membeli mobil listrik?

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement