REPUBLIKA.CO.ID, BRIJUNI -- Sekretaris Jenderal PBB, Ban Ki-moon, mengadakan kontak dengan para pemimpin regional dan internasional untuk mendorong penyelesaian damai bagi Suriah. Ban Ki-Moon juga bekerja sama dengan utusan gabungan PBB-Liga Arab, Kofi Annan.
Ban menyampaikan keprihatinannya mengenai situasi Suriah. Ia juga mengatakan PBB telak aktif terlibat dan sepenuhnya bergerak dalam upaya perdamaian. Sekretaris Jenderal PBB tersebut akan mengirim Wakil Sekretaris Jenderal bagi Operasi Pemelihara Perdamaian, Herve Ladsous, ke Suriah guna menilai keadaan.
Ban menilai keputusan Dewan Keamanan PBB untuk memperpanjang misi pengamat di Suriah selama 30 hari lagi adalah 'tanda konstruktif'. "Sekarang dewan harus menggandakan upayanya guna mewujudkan cara terpadu ke depan dan melaksanakan tanggung jawab bersama berdasarkan Piagam PBB," katanya.
Pemimpin PBB itu mendesak semua pihak di Suriah agar menghentikan kerusuhan bersenjata tanpa persyaratan apa pun.