Ahad 22 Jul 2012 10:25 WIB

9.000 Pengungsi Suriah Tiba di Kurdistan

Pengungsi sipil melarikan diri dari kota Idlib, Suriah.
Foto: AP
Pengungsi sipil melarikan diri dari kota Idlib, Suriah.

REPUBLIKA.CO.ID, BAGHDAD -- Wilayah semi-otonomi Kurdi Irak menerima hingga 9.000 pengungsi Suriah yang ingin meninggalkan negara mereka saat kekerasan berlangsung. Demikian kata seorang pejabat Kurdi pada Sabtu waktu setempat.

"Kamp-kamp, yang disiapkan untuk pengungsi Suriah yang melintasi perbatasan (Suriah-Kurdistan), terus mengalami peningkatan jumlah pengungsi. Sampai hari ini kami telah menerima 9.000 dari mereka," kata Mohammed Abdullah, kepala direktorat Imigrasi dan imigran Provinsi Duhuk Kurdistan, kepada wartawan.

Pemerintah daerah Kurdi menawarkan berbagai bantuan kepada para pengungsi. Mereka bekerja sama dengan organisasi kemanusiaan internasional dan beberapa organisasi kemanusiaan lokal. Para pengungsi sebagian besar datang dari kota-kota Kurdi Suriah yang berdekatan dengan wilayah Kurdistan Irak.

Pada Jumat, pemerintah pusat di Baghdad mengatakan bahwa pihaknya tidak dapat menerima pengungsi Suriah. Hal tersebut karena logistik yang buruk dan situasi keamanan di Irak.

"Perbatasan kami berlokasi di daerah gurun. Kita tidak bisa membantu pengungsi (Suriah) karena situasi keamanan (Irak) tidak stabil," kata juru bicara pemerintah, Ali Dabbagh, dalam satu wawancara di televisi Iraqia yang dikelola negara.

sumber : Antara/Xinhua-0ANA
Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement

Rekomendasi

Advertisement