Rabu 25 Jul 2012 09:12 WIB

Rusia Tegaskan Warganya Jangan Pergi ke Suriah

Suasana di kota Homs, Suriah, Senin (28/5).
Foto: AP
Suasana di kota Homs, Suriah, Senin (28/5).

REPUBLIKA.CO.ID, MOSKOW -- Rusia kembali memperingatkan warga negaranya agar tidak bepergian ke Suriah.

''Kementerian Luar Negeri di Moskow sekali lagi dengan kuat menyarankan warga negara Rusia agar menahan diri dari bepergian (ke Suriah) akibat situasi yang sangat tegang dan terus berlangsung,'' bunyi pernyataan resmi Rusia.

Alasan lainnya adalah bentrokan yang tidak juga kunjung reda di berbagai wilayah antara militer pemerintah dan anggota oposisi bersenjata. Pernyataan itu menyebutkan perusahaan penerbangan pemerintah, Aeroflot, menghentikan penerbangan antara Moskow dan Damaskus hingga 6 Agustus.

Aeroflot menyatakan permintaan bagi penerbangan ke Suriah sangat rendah. Rusia, sekutu kuat Presiden Suriah Bashar al-Assad, telah mengecam upaya Barat memaksa Al Assad meletakkan jabatan.

Pada pekan lalu, Moskow memveto satu resolusi Dewan Keamanan PBB. Resolusi tersebut siap memberikan sanksi kalau pemerintah Al Assad tak menghentikan kekerasan terhadap pemrotes.

sumber : Antara/Reuters
Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement

Rekomendasi

Advertisement