REPUBLIKA.CO.ID, TEHERAN -- Ketua Dewan Tertinggi Keamanan Nasional Iran (SNSC), Saeed Jalili, Kamis (26/7), mengatakan Suriah telah menjadi sasaran AS, Zionis dan teroris lain. Hal tersebut karena dukungan penuhnya buat Lebanon dan gerakan perlawanan Palestina.
''Republik Islam Iran siap terus mendukung pemerintah Suriah melawan tekanan asing, kata Jalili dalam pertemuan dengan Wakil Perdana Menteri Suriah, Omar Ebrahim Qalavanji, di Teheran, Kamis.
Ia merujuk kepada dukungan Suriah buat rakyat Palestina selama perang 22-hari melawan Zionis. Sementara, kebanyakan negara Arab bungkam.
Jalili mengatakan rakyat di wilayah tersebut tak pernah percaya Amerika Serikat. Sementara, Qalavanji memberi penjelasan kepada Jalili mengenai perkembangan paling akhir di Suriah.
Qalavanji menyampaikan terima kasih kepada rakyat dan pemerintah Iran atas dukung bagi negaranya.
Tekanan dan sanksi yang diberlakukan oleh Barat telah mempengaruhi kelas masyarakat Suriah yang paling rentan.