Ahad 29 Jul 2012 07:53 WIB

Suriah Terancam Perang, Kofi Annan Prihatin

Kofi Annan
Foto: AFP
Kofi Annan

REPUBLIKA.CO.ID, JENEWA -- Utusan Khusus PBB-Liga Arab, Kofi Annan, Sabtu (28/7), menyampaikan keprihatinan sehubungan dengan laporan mengenai pemusatan tentara dan senjata berat di sekitar Aleppo. Pemusatan itu diduga sebagai persiapan perang di kota terbesar di Suriah itu.

"Saya mengingatkan semua pihak dalam konflik tersebut mengenai kewajiban mereka berdasarkan peraturan hak asasi manusia dan hukum kemanusiaan internasional. Saya mendesak mereka agar menahan diri serta menghindari pertumpahan darah lebih jauh," kata Annan di dalam pernyataan kepada pers.

Peningkatan kehadiran militer di Aleppo dan daerah sekitarnya menjadi bukti mengenai perlunya bagi masyarakat internasional untuk bersatu. Mereka harus membujuk semua pihak bahwa hanya peralihan politik yang akan bisa menyelesaikan krisis ini. Hanya cara itu yang bisa mewujudkan perdamaian bagi rakyat Suriah.

Bentrokan sengit berlanjut di Provinsi Aleppo, Suriah utara, pada Sabtu. Militer Suriah berjuang merebut kembali kendali atas daerah yang dikuasai gerilyawan.

sumber : Antara/Xinhua-0ANA
Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement

Rekomendasi

Advertisement