REPUBLIKA.CO.ID, MAFRAQ -- Yordania pada Minggu membuka penampungan resmi pertama bagi puluhan ribu pengungsi Suriah. Para pengungsi melarikan diri dari negaranya menyusul peningkatan kekerasan di negara tetangga Yordania itu.
"Saya harap cobaan berat yang menimpa saudara kami di Suriah segera berakhir," kata Menteri Dalam Negeri, Ghaleb Zubi, kepada wartawan saat ia dan Menteri Luar Negeri, Nasser Judeh, meresmikan kamp Zaatari.
Kamp Zaatari mampu menampung sekitar 120 ribu pengungsi. Kamp itu terletak di Mafraq. Lokasinya tidak jauh dari perbatasan dengan Suriah.
Judeh mengatakan bahwa seribu hingga dua ribu rakyat Suriah mengungsi ke Yordania setiap harinya.
"Kami melakukan yang terbaik untuk memberikan keamanan bagi para pengungsi,'' katanya. ''Sementara di saat yang bersamaan, kami mencari penyelesaian politik untuk mengakhiri pertumpahan darah di Suriah."