REPUBLIKA.CO.ID, NIKOSIA -- Wartawan lepas Prancis, Pierre Torres, membantah laporan yang menyebutkan dirinya terkena luka tembak dalam pertempuran antara tentara Suriah dan gerilyawan pemberontak di Aleppo pada Ahad. Torres mengatakan kepada AFP bahwa dia aman dan masih bergiat dari dekat kota Suriah utara.
"Saya tidak luka. Saya tidak tahu dari mana cerita itu berasal," kata Torres dalam email kepada AFP yang menjadi salah satu jaringan media penerima beritanya.
Pada Minggu, wartawan lepas Spanyol menyatakan Torres ditembak bahunya ketika meliput pertempuran di Aleppo. Kota Suriah berpenduduk paling padat itu diguncang serangan pemerintah terhadap pemberontak sejak Sabtu. Torres dikabarkan diungsikan ke Turki guna mendapatkan perawatan.
Dalam surat mayanya, Torres menyatakan masih berada di wilayah Aleppo. "Saya baik-baik saja," katanya.