Jumat 03 Aug 2012 10:54 WIB

Suriah Klaim Taati Resolusi PBB

Gerilyawan anggota Tentara Pembebasan Suriah melontarkan kecaman menentang Presiden Suriah, Bashar Al Assad, di Azzaz, Aleppo, Suriah.
Foto: Reuters/Abdo
Gerilyawan anggota Tentara Pembebasan Suriah melontarkan kecaman menentang Presiden Suriah, Bashar Al Assad, di Azzaz, Aleppo, Suriah.

REPUBLIKA.CO.ID, DAMASKUS-- Kementerian Luar Negeri Suriah menyatakan pemerintah Presiden Bashar al-Assad akan tetap berkomitmen pada perjuangannya melawan teorrisme dengan dasar hukum dan ketentuan yang mengatur Suriah, serta resolusi Dewan Keamanan PBB yang menetapkan kembalinya keamanan dan kestabilan ke negara itu.

Caranya ialah dengan mendukung warga sipil tak berdosa di Suriah dan melindungi aset pribadi serta masyarakat.

Pemerintah Suriah, katanya, tetap percaya satu-satunya cara untuk keluar dari kebuntuan saat ini dan dihormatinya tuntutan serta gagasan rakyat Suriah ialah penyelenggaran dialog nasional dengan dasar luas dan perujukan nasional semua kelompok Suriah tanpa campur tangan apapun dari pihak asing.

Krisis Suriah, yang telah berlarut selama 17 bulan diperkirakan takkan berakhir dalam waktu dekat, sementara spekulasi beredar luas bahwa krisis tersebut akan berlangsung selama berbulan-bulan atau bahkan bertahun-tahun, tak peduli apakah pemerintah terguling atau tidak.

sumber : Antara/Irna
Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement

Rekomendasi

Advertisement