Jumat, 25 Rabiul Awwal 1441 / 22 November 2019

Jumat, 25 Rabiul Awwal 1441 / 22 November 2019

Tentara Mesir Tangkap 'Teroris' di Sinai

Jumat 10 Agu 2012 21:02 WIB

Red: Ajeng Ritzki Pitakasari

Kawasan Sinai yang berbatasan dengan Israel

Kawasan Sinai yang berbatasan dengan Israel

Foto: Reuters

REPUBLIKA.CO.ID, SINAI -- Enam orang yang dituduh 'teroris' ditahan oleh militer Mesir di Sinai, setelah sebuah serangan terhadap pos polisi awal pekan ini menewaskan 16 petugas perbatasan, lapor televisi nasional.

Mereka ditahan dalam patroli gabungan yang dilakukan tentara dan polisi Mesir. Patroli bertujuan mencari kriminal di Provinsi Utara, Sinai, lapor Kantor Berita MENA, Jumat (10/8)

Penahanan dilakukan setelah sejumlah besar tentara dikerahkan di area itu. Sebelumnya pemimpin Bedoun meminta bantuan Mesir yang disampaikan dalam pertemuan dengan menteri dalam negeri.

Truk-truk militer mengangkut puluhan personel bersenjata lengkap plus senapan mesin dikirim ke kota al-Arish, Kamis, di mana mereka mengklaim 'Islamis' Bedouin dengan jaringan yang terkait serangan berada di desa-desa dekat perbatasan Gaza.

Suku Bedouin menyatakan siap membantu dan mendukung pemerintah Mesir menanggulangi teroris. Menteri dalam negeri pun menyatakan tentara dan militer akan mengalahkan kelompok-kelompok yang bertanggung jawab atas kekerasan yang terjadi.

"Dengan bantuan orang-orang (Sinai) misi ini akan berjalan sukses" ujarnya kepada reporter setelah pertemuan dengan pimpinan Bedouin.

Namun pejabat keamanan lain yang ditugaskan di Sinai mengakui mereka menghadapi musuh yang penuh tipu daya. Pasalnya, musuk diuntungkan dengan pegunungan kokoh di semenangjung dan gurun-gurun yang menyesatkan.

"Hasil tidak bisa langsung, melainkan bertahap," ujarnya menolak menyebut namanya karena tak memiliki otoritas untuk berbicara. "Geografi, gurun dan pegunungan, akan menyulitkan upaya ini."

sumber : Aljazirah
BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA