Sabtu 11 Aug 2012 15:06 WIB

Sipil Afghanistan Tembak Mati Tiga Tentara NATO

Tentara NATO yang terluka ditandu untuk mendapat perawatan medis
Foto: courtesy of worldproutassembly.org
Tentara NATO yang terluka ditandu untuk mendapat perawatan medis

REPUBLIKA.CO.ID,JAKARTA--Seorang karyawan sipil yang bekerja pada satu pangkalan Organisasi Pertahanan Atlantik Utara (NATO) menembak tiga tentara koalisi hingga mati Jumat - pada hari yang sama di mana tiga tentara dibunuh oleh seorang polisi Afghanistan, kata ISAF, Sabtu.

"Penembak itu tidak mengenakan seragam dan berdasarkan laporan terkini kami peroleh ia adalah karyawan sipil yang diizinkan berada di pangkalan itu, tetapi tidak ada indikasi ia adalah seorang tentara Afghanistan," kata seorang juru bicara ISAF (Pasukan Bantuan Keamanan Internasional).

Juru bicara itu mengatakann ia tidak mendapat informasi tentang bagaimana warga sipil memperoleh senjata di pangkalan NATO-Afghanistan di Afghanistan tenggara, dan tidak memberikan rincian lebih jauh.

Juga pada Jumat, seorang personil polisi Afghanistan menembaki empat tentara Amerika Serikat yang ia undang menghadiri jamuan makan, menewaskan tiga orang dari mereka, kata para pejabat Afghanistan, dalam apa yang disebut serangan hijau terhadap biru dalam hanya empat hari.

Militer AS di Afghanistan mengonfirmasikan bahwa ada tiga tentara AS tewas akibat "diserang seorang warga Afghanistan yang berseragam" di distrik Sangin provinsi Helmand di selatan, tetapi tidak merinci lebih jauh.

Kendatipun penembakan terbaru itu tidak langsung diarahkan pada kategori hijau ke biru, yang melibatkan pasukan keamanan Afghanistan yang mengalihkan senjata-senjata mereka ke sekutu-sekutu NATO mereka, itu akan lebih menurunkan kepecayaan antara pasukan asing dan Afghanistan.

Lebih dari 30 tentara NATO tewas dalam sekitar 23 serangan hijau terhadap biru tahun ni, kata data AFP.

sumber : antara
Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement