REPUBLIKA.CO.ID, DAMASKUS -- Satu kelompok pria bersenjata, Sabtu (11/8), membunuh seorang wartawan Suriah yang bekerja buat kantor berita resmi negeri itu, SANA. Demikian laporan TV resmi Suriah.
''Ali Abbas ditembak di kepala pada Sabtu di rumahnya di pinggiran Ibu Kota Suriah, Damaskus,'' kata TV tersebut.
Pembunuhan Abbas adalah kejadian paling akhir dari serangkaian pembunuhan yang telah ditujukan kepada wartawan dan staf media pro-pemerintah dan resmi Suriah. Pada pertengahan Juli, Mohammad Saeed, pembaca berita di stasiun TV resmi, diculik dari rumahnya. Mohammad belakangan dinyatakan dibunuh oleh satu kelompok yang memiliki hubungan dengan Alqaidah.
Pada Jumat, empat staf stasiun TV pro-pemerintah, Al-Ekhbaria, diculik sewaktu mereka meliput kerusuhan di pinggiran Damaskus, Tal Mneen. Pekan sebelumnya, satu ledakan mengguncang markas TV resmi di Ibu Kota Suriah, Damaskus. Ledakan tersebut melukai beberapa orang.
Bulan lalu, satu kelompok gerilyawan bersenjata menyerbu markas TV Al-Ekhbaria di pinggiran Drosha, dekat Damaskus. Penyerbuan membuat tempat itu kacau dan porak-poranda.
Suriah menuduh anasir bersenjata menculik dan membunuh para pekerja media resmi dalam upaya membungkam suara pemerintah Suriah.