Selasa 14 Aug 2012 00:07 WIB

Gereja Kanada Terbelah Soal Pemboikotan Produk Israel

Boikot produk Israel
Boikot produk Israel

REPUBLIKA.CO.ID, Pemboikotan barang Israel kini menjadi isu yang hangat di Kanada. Setidaknya hal itu terlihat pada perdepatan Kelompok Kerja Persatuan Gereja Kanada di Dewan Umum ke-41 pada 11-18 Agustus.

Dalam laporan Mei setebal 26 halaman itu diusulkan pemboikotan terhadap produk-produk rezim Zionis di Daerah Pendudukan seperti Tepi Barat dan Quds Timur. Selain itu, disebutkan untuk menarik secara paralel antara tindakan rezim Zionis terhadap warga Palestina dengan Holocaust.

Pengurus Dewan Umum gereja Kanada, Bruce Gregersen, telah memberikan persetujuan pada laporan tersebut. Ia bahkan mengatakan seruan boikot tersebut sejalan dengan kebijakan dewan terkait pembekuan pemukiman Yahudi yang akan menjadi langkah penting menuju pembentukan perdamaian antara Palestina dan Israel.

Proposal tersebut telah menimbulkan reaksi dari lobi Zionis dan media pendukungnya di Kanada dan mereka telah memulai upaya untuk membayangi keputusan dewan.

Pusat Urusan Israel dan Yahudi dari Kanada telah menandatangani petisi yang menyerukan protes publik untuk aksi tersebut. Lembaga itu menuduh Persatuan Gereja Kanada akan berubah menjadi sebuah badan anti-Israel dari organisasi pasifis.

Sembilan Senator Kanada, semua anggota Persatuan Gereja dan campuran Konservatif dan Liberal, telah menandatangani surat protes terhadap usulan gereja yang mana mereka dicap sebagai sepihak karena fokusnya pada penderitaan rakyat Palestina. Namun, usulan tersebut telah memenangkan dukungan dari Canadian Friends of Peace Now (CFPN), yang merupakan kelompok Yahudi.

sumber : IslamTimes
Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement