Rabu 15 Aug 2012 22:55 WIB

Israel Ingin Ciptakan Sejarah Palsu Alquds

Al Quds
Foto: corbis
Al Quds

REPUBLIKA.CO.ID, ALQUDS -- Lembaga Al Quds mengingatkan bahwa penjajah Israel berupaya menanamkan sejarah palsu yahudi di kota Al-Quds, terutama di kawasan Masjidil Aqsha. Lembaga menyerukan untuk mementahkan klaim Israel tersebut dan bersikap tegas terhadap kebohongan seperti ini.

Lembaga Islam-Kristen Untuk Bela Al-Quds dan Tempat Suci memperingatkan adanya sejumlah proyek baru yahudi di kawasan Istana Umawiyah, Gerbang Mugharibah, dan komplek Silwan. Ditegaskan bahwa Israel berupaya merealisasi sejumlah rencana yahudisasi di Al-Quds, terutama di kawasan Masjidil Aqsha.

Israel tidak hanya menggali terowongan untuk mencari peninggalan kuil mitos. Tetapi, mereka berupaya menanamkan sejarah yahudi palsu di kawasan tersebut. Hal tersebut untuk menegaskan mereka berhak atas kota Al-Quds.

Dalam rilisnya, Lembaga Al Quds menyebutkan penjajah Israel terutama pemkot Al-Quds dan otoritas arkeologi menyiapkan rencana besar mengincar Masjidil Aqsha. Mereka ingin mengubah simbol dan menetapkan ciri khas yahudi. Itu sebagai langkah awal merealisasi tujuan mereka menjadikan Al Aqsha sebagai milik yahudi dan membangun kuil di atasnya.

Penggalian terowongan dan sejumlah pemalsuan dilakukan Israel agar Alquds memiliki ciri khas yahudi. Penggalian terowongan di bawah Istana Umaiyah di kawasan Selatan Al Aqsha menghubungan pagar Alquds dengan mihrab Masjidil Aqsha di bagian Selatan.

Lembaga menyerukan kepada entitas Israel sebagai penjajah supaya berkomitmen terhadap UU internasional dan HAM agar melindungi kawasan peninggalan bersejarah dan tidak mengubah simbol-simbolnya.

sumber : www.infopalestina.com
Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement

Rekomendasi

Advertisement