REPUBLIKA.CO.ID, AZAZ -- Satu serangan udara Suriah menewaskan 30 orang di kota yang dikuasai pemberontak pada Rabu. Demikian kata seorang dokter lokal.
Dokter Mohammad Lakhini mengatakan sejumlah orang terluka dalam serangan yang dilakukan oleh angkatan udara Presiden Bashar al-Assad. Serangan merusak beberapa rumah menjadi puing-puing. Puluhan pria terluka melewati puing-puing beton dan logam-logam guna menyelamatkan diri.
Dalam video yang disiar oleh para aktivis pada Rabu pagi, warga Azaz menjerit dan meneriakkan "Allah Maha Besar". Dengan kondisi tubuh berdarah-darah, mereka keluar dari bangunan-bangunan beton yang runtuh.
Observatorium oposisi Suriah untuk Hak Asasi Manusia mengatakan puluhan tewas. Salah satu aktivis di kota itu mengatakan sedikitnya 30 mayat telah ditemukan. Tim penyelamat sedang mencari korban lainnya.
Rekaman video, yang tidak dapat segera diverifikasi, menunjukkan kerumunan warga bergulat dengan batang baja. Mereka menarik sebuah lempengan raksasa beton untuk mengeluarkan lengan tertutup debu dari seorang anak.
"Ini adalah bencana nyata," kata seorang aktivis. "Sebuah jalan seluruhnya hancur."