REPUBLIKA.CO.ID, AAZAZ -- Para aktivis Hak Asasi Manusia melaporkan banjir darah dalam serangan terhadap warga sipil di Aleppo. Wilayah tersebut menjadi medan pertempuran utama krisis Suriah.
Di medan pertempuran, para aktivis melaporkan bahwa pasukan Suriah menggempur sekelompok orang yang mengantre di toko roti di distrik Qadi Askar, Aleppo. Aleppo menjadi medan tempur utama antara pasukan pemerintah dan pemberontak.
Satu kelompok Hak Asasi Manusia Suriah mengatakan 10 orang meninggal di distrik itu. Sebanyak 84 orang telah tewas dalam kekerasan di seantero negeri itu.
Pada Rabu, sekitar 40 orang termasuk wanita dan anak-anak tewas dalam serangan udara masif atas warga sipil di Aazaz. Wilayah itu menjadi benteng pemberontak yang terletak sebelah utara Aleppo.
Human Rights Watch mendesak Dewan Keamanan PBB memberlakukan embargo senjata atas Suriah setelah serangan atas Aazaz.