Ahad 19 Aug 2012 08:10 WIB

Duh.. Israel Pesta Minuman Keras di Masjid Ber Seba

 Wanita Palestina melewati pos pemeriksaan tentara zionis Israel dekat Masjid Al Aqsa di Yerusalem.
Foto: Majdi Mohammed/AP
Wanita Palestina melewati pos pemeriksaan tentara zionis Israel dekat Masjid Al Aqsa di Yerusalem.

REPUBLIKA.CO.ID, NAZARET -- Pengacara Ure Muhamid dari pusat Keadilan Frances Press mengatakan pihaknya telah mengirimkan surat kepada penasehat hukum pemerintah Israel, Yahudi Venstain dan penasehat hukum kota Ber Seba. Muhamid mendesak agar pesta minuman keras di pelataran sebuah masjid di Ber Seba segera dihentikan. Tindakan tersebut telah menodai kesucian tempat suci ummat Islam.

Pesta minuman keras tersebut sudah dilakukan sejak enam tahun silam. Biasanya digelar setiap 5 dan 6 September dan disponsori oleh 30 perusahaan arak di entitas maupun luar negeri.

''Kami akan menunggu jawaban dari pihak pengadilan setelah Idul Fitri nanti,'' ungkap Muhamid. ''Kalau tuntutan kami tidak direspon, maka kami akan menghadap pengadilan tinggi untuk meminta acara tersebut dihentikan.''

Pesta meniman keras di pelataran Masjid Ber Seba merupakan penodaan terhadap kemuliaan tempat tersebut. ''Sebenarnya kami telah mengajukan gugat atas acara ini sejak tahun 2002. Hingga kini kasus ini belum jelas akhirnya.''

Pada Juni 2011, pengadilan Zionis menolak membuka masjid tersebut sebagai tempat ibadah. Mereka memutuskan untuk menggunakanya sebagai museum Islam. Sementara, pemerintah kota Ber Seba tetap bersikukuh masjid tersebut akan dijadikan museum kota.

Setiap pekan pemerintah kota kerap kali menggelar konser musik. Masjid digunakan untuk pameran foto atau lukisan tentang Israel yang tak ada hubunganya dengan Islam.

sumber : www.infopalestina.com
Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement

Rekomendasi

Advertisement