REPUBLIKA.CO.ID, GAZA -- Komite Perlawanan dan sayap militernya, Alawiya Nasher Sholahuddin, menyerukan untuk menggalang opini publik untuk memasuki fase kerja dan jihad untuk membebaskan Alquds dan membersihkan Masjidil Aqsha dari penodaan Israel. Serukan digemakan saat memperingati Hari Alquds Internasional pada Jumat terakhir bulan Ramadhan.
Dalam rilisnya kemarin, Komite Perlawanan menganggap yahudisasi dan penggalian terowongan di bawah Masjidil Aqsha tidak akan mengubah sesuatu. Mereka menegaskan bahwa Alquds adalah milik umat Islam dan zionis Israel sedang menuju kehancuran.
Komite menyeru bangsa Arab dan dunia Islam untuk menghadapi ancaman yang mengincar kota Alquds. Dunia Islam jangan membiarkan Alquds sendiri dalam kendali dengki yahudi yang hendak mengubah sejarah Islam di sana.
Mereka juga menyerukan kepada OKI untuk menggelar KTT dengan tema “Al-Quds dan Ancaman Yahudisasi.” OKI pun diminta mengambil langkah untuk membela dan membebaskannya dari rencana jahat Israel.