Selasa 21 Aug 2012 07:43 WIB

Prancis: Assad Harus Serahkan Kekuasaan

Rep: Adi Wicaksono/ Red: Heri Ruslan
Bashar al Assad dan istrinya Asma Assad
Foto: AP
Bashar al Assad dan istrinya Asma Assad

REPUBLIKA.CO.ID,  PARIS -- Presiden Prancis, Francois Hollande, menegaskan satu-satunya solusi untuk memulihkan keamanan di Suriah adalah dengan mundurnya Bashar Al Assad dari tampuk kuasa.

"Tidak ada solusi politik kecuali Assad menyerahkan kekuasaan," kata dia seperti dikutip PressTV.

Pernyataan tersebut dilontarkan Hollande dalam pertemuan bersama utusan PBB untuk Suriah yang baru, Lakhdar Brahimi, Senin (20/8). Oleh PBB, Brahimi ditunjuk untuk menggantikan Kofi Annan yang akan efektif pengunduran dirinya sebagai utusan untuk Suriah pada 31 Agustus mendatang.

Annan yang juga mantan sekjen PBB itu mengumumkan pengunduran dirinya pada 2 Agustus lalu. Ia memutuskan untuk mundur dikarenakan minimnya dukungan dari Dewan Keamanan PBB dan makin meningkatnya militerisasi dalam mengatasi konflik Suriah.

Di Dewan Keamanan PBB, negara-negara Barat yang dikomandoi Inggris mengusulkan intervensi militer untuk menyudahi konflik di Suriah. Namun, Cina dan Rusia yang merupakan anggota tetap Dewan Keamanan, menggagalkan rencana tersebut dengan menjatuhkan veto.

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement