REPUBLIKA.CO.ID, Menteri Luar Negeri Inggris William Hague menuntut Uni Eropa untuk meningkatkan sanksi terhadap Iran atas program nuklirnya.
"Hal ini diperlukan untuk meningkatkan tekanan terhadap Iran, mengintensifkan sanksi, dan menambah sanksi-sanksi Uni Eropa yang telah diterapkan," kata Hague sebelum pertemuan para menteri luar negeri Uni Eropa di Siprus pada Jumat (7/9) sebagaimana dikutip Reuters.
Ia menambahkan, sanksi harus menargetkan sektor energi dan perdagangan Iran untuk memaksa Tehran menghentikan aktivitas nuklirnya.
Pada awal 2012, Amerika Serikat dan Uni Eropa menyetujui sanksi baru terhadap sektor minyak dan keuangan Iran. Embargo itu bertujuan mencegah negara-negara lain untuk membeli minyak Tehran atau bertransaksi dengan Bank Sentral Iran.
AS dan Uni Eropa menyatakan bahwa sanksi tersebut bertujuan memaksa Iran untuk menghentikan program nuklirnya yang mereka klaim telah diselewengkan untuk tujuan militer.
Teheran menolak tuduhan tersebut dengan alasan bahwa sebagai penandatangan Pakta Non-Proliferasi Nuklir(NPT) dan anggota Badan Energi Atom Internasional (IAEA), Iran berhak menggunakan teknologi nuklir untuk tujuan damai.