REPUBLIKA.CO.ID, RAMALLAH - Komite sentral faksi Palestina, Fatah, Sabtu (8/9) mendukung keputusan Presiden Palestina, Mahmoud Abbas, meminta pengakuan PBB bagi anggota non-negara.
Jamal Muheisen, anggota komite itu, memberitahu Xinhua bahwa Partai Fatah juga menolak setiap tekanan asing atas pemimpin Palestina. Itu termasuk hasutan guna menimbulkan kekacauan di kalangan internal rakyat Palestina.
Pernyataan Muheisan dikeluarkan setelah pertemuan komite sentral Fatah yang dipimpin oleh Abbas di Ramallah. Ia menyatakan Partai Fatah kembali menyampaikan dukungannya bagi upaya Palestina menjadi anggota PBB.
"Langkah ini adalah hak kami. Posisi kami jelas bahwa kami tak ingin mundur dari pengajuan permohonan ke PBB,'' katanya. ''Sebab jika kami mundur, ini berarti upaya Palestina akan kalah."