Rabu 12 Sep 2012 07:24 WIB

Iran Dukung Prakarsa Mesir untuk Perdamaian Suriah

Menteri Luar Negeri Iran, Ali Akbar Salehi.
Foto: Press TV
Menteri Luar Negeri Iran, Ali Akbar Salehi.

REPUBLIKA.CO.ID,JAKARTA--Pertemuan kuartet perdamaian Suriah di Kairo berakhir Selasa malam setelah Iran menyatakan setuju dengan poin umum yang dinyatakan dalam prakarsa Mesir mengenai krisis Suriah.

Wakil menteri luar negeri dari Iran, Mesir, Turki dan Arab Saudi berkumpul di Kairo Selasa malam untuk menemukan solusi terhadap krisis di Suriah saat ini. Iran diwakili oleh Wakil Menteri Luar Negeri Hossein Amir Abdollahian pada pertemuan tersebut.

Pada pertemuan itu, para peserta mengangkat pandangan pemerintah mereka masing-masing tentang solusi untuk krisis Suriah.

Iran menyaTakan setuju dengan poin umum yang ditawarkan Mesir dan pernyataan yang dikeluarkan oleh kementerian luar negeri Mesir pada pertemuan tersebut, kata sumber-sumber.

Namun, Iran telah meminta dimasukkannya Irak, ketua Liga Arab dan Venezuela, sebagai anggota utama Gerakan Non-Blok, dalam grup kontak, kata mereka.

Menteri Luar Negeri Iran Ali Akbar Salehi mengatakan bahwa awalnya, Presiden Mesir Mohammad Moursi telah mengusulkan satu pertemuan empat negara, namun Presiden Iran Mahmud Ahmadinejad menyarankan agar kedua negara itu ditambahkan dalam kelompok ini.

"Semula diusulkan bahwa menteri luar negeri dari enam negara harus bertemu di Mesir, tetapi kemudian, karena berbagai alasan, telah diputuskan bahwa para ahli dari enam negara harus mengambil bagian dalam pertemuan pertama di Kairo, Mesir," kata menteri luar negeri Iran.

"Setelah itu, para ahli dari enam negara berkumpul di Kairo Mesir pada Senin untuk membahas situasi di Suriah, dan menemukan cara-cara untuk mengakhiri kekerasan di negara Arab," tambahnya.

sumber : antara
Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement

Rekomendasi

Advertisement