REPUBLIKA.CO.ID, AMMAN - Pengungsi Suriah di Jordania, Selasa (18/9), memprotes kunjungan utusan khusus PBB-Liga Arab untuk Suriah, Lakhdar Brahimi, ke kamp mereka di daerah gurun. Banyak pengungsi melemparkan batu ke arah rombongan Brahimi untuk menunjukkan kekecewaan mereka terhadap kegagalan Brahimi mengakhiri konflik Suriah.
"Tinggalkan kamp kami," demikian teriakan puluhan warga Suriah yang tinggal di kamp pengungsi Zaatari di Kota Mafraq.
Saat berada di kamp tersebut, Brahimi mengatakan krisis Suriah perlu segera diselesaikan. Ini agar pengungsi Suriah dapat pulang ke negara mereka.
Jordania menampung lebih dari 185.000 pengungsi Suriah sekarang. Dari jumlah itu, sebanyak 31.000 tinggal di kamp pengungsi Zaatari.
Ratusan ribu pengungsi telah menyelamatkan diri dari kerusuhan di Suriah menuju Jordania, Irak, Lebanon dan Turkis serta negara lain. Brahimi dijadwalkan bertemu dengan utusan Dewan Keamanan PBB, Senin depan (24/9), untuk membahas pembicaraan baru-baru ini dengan Presiden Suriah Bashar al-Assad.