REPUBLIKA.CO.ID, WASHINGTON -- Presiden Amerika Serikat, Barack Obama, mengadakan konferensi video dengan Presiden Afghanistan, Hamid Karzai, pada Rabu waktu setempat. Pembicaraan membahas gelombang serangan terhadap pasukan NATO oleh rekan-rekan lokal mereka yang belum pernah terjadi sebelumnya.
Gedung Putih mengatakan kedua pemimpin juga membahas perlunya menahan diri dalam menghadapi masalah-masalah yang mudah meradang. AS membuat referensi untuk film buatan AS 'Innocence of Muslims' yang dianggap menyinggung Islam. Film yang memicu kekerasan di negara-negara Muslim.
Kedua Presiden membahas berbagai isu. ''Salah satunya termasuk upaya untuk membendung serangan orang dalam terhadap pasukan AS, koalisi, dan Afghanistan,'' kata Gedung Putih dalam satu pernyataan.
Obama dan Karzai, yang berbicara melalui telepon pekan lalu, juga menyentuh masalah pelaksanaan Perjanjian Kemitraan Strategis. Perjanjian yang dirancang untuk menyaksikan pasukan NATO menyerahkan keamanan negara pada 2014.